Jalan Nasional Sepi usai Tol Mapan Operasional

LENGANG: Jalan raya Purwodadi yang nampak sepi akan kendaraan. Semenjak tol Mapan operasional, kendaraan yang kerap melintas di jalan nasional ini mulai berkurang. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWODADI – Beroperasinya ruas jalan tol Malang–Pandaan (Mapan) sejak Selasa (14/5), ternyata berpengaruh pada arus lalu lintas di jalan nasional jurusan Surabaya–Malang. Saat ini ruas jalan tersebut relatif sepi.

PILIH KESINI: Jalan tol Mapan yang sudah mulai operasional dan digratiskan sampai lebaran. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo beberapa hari terakhir, ruas jalan nasional Surabaya-Malang yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan kondisinya sepi. Mulai dari Pandaan, Sukorejo, Purwosari, dan Purwodadi.

“Operasional tol Mapan berimbas langsung pada jalan kolektor nasional. Sebelumnya jalur ini padat, kini menjadi sepi,” ungkap Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Iptu Pujianto.

Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga Lebaran. Mengingat, ruas jalan tol Mapan digratiskan hingga Lebaran.

Tak heran, banyak kendaraan yang memilih unutk melintas di tol Mapan. Mulai mobil pribadi, truk, tronton, trailer, bahkan bus. Hanya MPU yang tetap melintas di ruas jalan nasional.

Pujianto menyebut, penurunan volumen kendaraan di ruas jalan nasional bahkan cukup signifikan. “Penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan nasional menurut pantauan kami cukup besar. Yaitu, sekitar 60-70 persen. Baik pagi, siang, dan malam,” ungkapnya.

Dengan menurunnya volume kendaraan ini, menurutnya, lebih memudahkan petugas mengatur arus lalu lintas. Terutama di jam-jam sibuk. (zal/fun)