Targetkan Satu Lagi RPH Raih NKV, Ajukan RPH Gempol atau Nguling

PASURUAN – Kabupaten Pasuruan punya 10 Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Namun, baru satu yang mendapatkan sertifikasi NKV atau Nomor Kontrol Veteriner. Targetnya, tahun depan ada satu lagi RPH yang mendapatkan sertifikasi NKV.

M. Syaifi, Plt kepala UPT RPH Kabupaten Pasuruan mengatakan, sertifikat halal sudah dimiliki semua RPH di kabupaten saat ini. Namun, baru satu yang memiliki NKV.

Padahal, NKV penting. Sebab, merupakan sertifikat yang diberikan kepada tempat usaha pangan atau hewan yang sudah memenuhi persyaratan higienis sanitasi.

“Sedangkan saat ini masih RPH Wonorejo yang punya NKV. Wonorejo tersertifikasi sejak tahun 2016,” terangnya.

Untuk pengajuan NKV, menurutnya, minimal harus memenuhi syarat kebersihan. Seperti, ada pemisahan antara daging, jerohan merah, dan jerohan hijau. Selain itu, pintu masuk ternak dan hasil daging yang sudah dipotong harus terpisah.

Saat ini, menurut Syaifi, syarat NKV ditambah. Yaitu, tempat untuk pemotongan hewan harus tertutup dan tidak boleh di tempat terbuka.

“Kalau melihat syarat tersebut, sementara ini yang bisa diajukan baru RPH Gempol. Namun, di RPH Nguling tahun ini juga ada pembenahan, yaitu pemasangan atap untuk tempat jerohan dan mobilisasi daging,” terangnya.

Rencananya, UPT RPH menambah NKV pada tahun 2020. “Akhir tahun diperkirakan sudah mulai pengusulan. Untuk RPH mana, kemungkinan RPH Gempol atau RPH Nguling. Kami masih evaluasi kembali syarat dan pembenahan apa yang harus dilakukan,” pungkasnya. (eka/fun)