Pelajar asal Sukapura Dibekuk Lantaran Jadi Pengedar Pil

PAJARAKAN – ADW, 17, pelajar asal Kecamatan Sukapura harus berurusan dengan pihak kepolisian. Penyebabnya, dia ketahuan menjadi pengedar pil Trihexypenidyl. Tak hanya ADW yang diringkus. Polisi juga membekuk pengedar lain yakni Abdur Rohman, 23, warga Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Sumberasih.

LEVEL PENGEDAR: Barang bukti yang diamankan dari tangan ADW. Inset: Barang bukti milik tersangka Abdur Rohman. (Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

ADW dan Abdur Rohman diamankan Rabu dini hari (15/5). Keduanya diamankan ditempat yang berbeda. Untuk ADW diamankan di sekitar Kecamatan Sukapura. Sedangkan Roman diamankan di Pinggir jalan Masuk Desa Muneng, Kecamatan Wonomerto.

Iptu Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo menjelaskan, keduanya diamankan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. “Informasi masyarakat itu langsung kami tindak lanjuti. Kami mengadakan pengintaian terhadap yang keduanya. Setelah benar, kami langsung melakukan penangkapan,” tandasnya.

Menurut pria yang pernah bertugas di Polres Jember itu menjelaskan, pihaknya langsung kenerjunkan dua tim. Ada yang menangkap di Sukapura dan di Wonomerto.

“Setelah ditangkap mereka langsung kami bawa ke mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Selain berhasil mengamanlan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari ADW. Di antaranya 176 butir pil warna putih jenis Trihexipendyl dengan rincian: 16 plastik yang setiap plastik berisi 10 butir (total 160 butir), 1 plastik berisi 8 butir, 1 paket plastik klip berisi 8 butir, uang tunai sebesar Rp 142.000.

Sedangkan dari tersangka Rohman, 5 plastik setiap plastik berisi 10 butir dengan jumlah keseluruhan 50 butir pil warna putih jenis Trihexipenidyl, uang tunai sebesar Rp 9.600, dan barang pribadi milik tersangka. (sid/fun)