Perbaiki Atap SDN II Rejing yang Ambruk, Dispendik Ajukan Rp 125 Juta

KRAKSAAN – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo berencana mengajukan dana perbaikan atap SDN II Rejing, Kecamatan Tiris, yang ambruk beberapa waktu lalu. Setelah dihitung, dana yang akan diajukan sekitar Rp 125 juta.

Itu, diungkapkan Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina sesaat setelah menghadiri pelantikan dan mutasi pegawai di Pantai Binor Harmony (Bohay), Desa Binor, Kecamatan Paiton, Jumat (10/5) pagi.

Menurutnya, pihaknya telah selesai menghitung kerugian ambruknya atap gudang sekolah itu. Hasilnya, didapatkan angka sekitar Rp 125 juta. Nilai itulah yang nanti akan diajukan. “Sudah selesai kami hitung. Angkanya ada sekitar Rp 125 juta,” ujarnya.

Dana ini akan diajukan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2019. Itu, dilakukan untuk mempercepat proses penurunan dana. Dewi mengatakan, setelah diajukan nanti, pihaknya tidak tahu kapan akan disetujui. “Kami tidak tahu kapan untuk disetujuinya atau cairnya. Itu kan wewenang dari bagian anggaran,” ujarnya.

Namun, pihaknya memastikan dana itu akan cair tahun ini. Itu, untuk mempercepat proses pembangunan gedung SDN II Rejing. “Insya Allah tahun ini cairnya dan langsung dikerjakan,” ujarnya.

Dewi mengatakan, anggaran ini hanya akan digunakan untuk memperbaiki gedung yang ambruk. Dan, tidak ada anggaran untuk bangunan lainnya. Sebab, untuk melakukan rehab bangunan harus ada pengajuan dari pihak sekolah. “Hanya perbaikan yang rusak itu saja. Tidak ada pengajuan rehab,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (2/5) lalu, atap salah satu ruangan di SDN II Rejing ambruk. Atap bangunan ini ambruk diduga karena sudah rapuh dan tidak kuat menahan gempuran hujan. Syukur, saat kejadian di lembaga pendidikan ini tidak ada orang. Sehingga, tidak ada korban jiwa. (sid/rud)