Pemkot Pasuruan Pastikan hingga Lebaran Harga Pangan Aman

LAYANI PEMBELI: Seorang pedagang daging di Pasar Besar Kota Pasuruan, memotong daging yang dipesan pembeli, beberapa waktu lalu. Pemkot Pasuruan menjamin selama Ramadan-Lebaran tidak akan terjadi inflasi. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO – Ramadan 1440 Hijriah, memang baru berjalan beberapa hari. Namun, Pemkot Pasuruan telah memastikan selama Ramadan, di Kota Pasuruan tidak ada inflasi. Bahkan, harga sembako diperkirakan tetap terkendali hingga Hari Raya Idul Fitri. Begitu juga dengan pasokan sembako.

Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengaku, pihaknya telah berupaya memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi di pasar. “Kondisi harga pangan saat Ramadan ini aman dan harga sangat terkendali. Yakni, 2,21 persen sesuai dengan target inflasi nasional tahun 2018 sebesar 3,5 persen,” ujarnya.

Tak hanya itu, Teno mengatakan, pihaknya juga mengacu hasil pemantauan harga yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Menurutnya, pasokan kebutuhan pokok di Kota Pasuruan saat Ramadan cenderung aman. Serta, tidak ada kelangkaan bahan ataupun kenaikan harga yang signifikan. “Harga kebutuhan pokok masih aman. Selain tidak ada kelangkaan, harganya pun tetap,” ujarnya.

Kendati demikian, Teno mengakui ada beberapa komoditas di pasar yang harganya naik. Seperti bawang putih, bawang merah, telur, daging ayam ras, cabai, kol, dan tomat. Namun, kenaikan harganya masih dalam batas wajar. Pihaknya juga menyatakan ketersediaan pangan di Kota Pasuruan aman hingga Lebaran.

Dengan rincian pasokan beras mencapai 25.600 ton, gula 60 ton, minyak goreng 4.555 liter, tepung terigu 1.110 kilogram, dan ketersediaan elpiji aman hingga Lebaran. Karenanya, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak panik atau melakukan aksi borong bahan kebutuhan pokok. (tom/rud)