Makam Blandongan-Tapaan Bakal Dikelola Pemkot usai Warga Beri Lampu Hijau

PASURUAN – Keinginan Pemkot Pasuruan untuk menambah pengelolaan TPU tampaknya bakal terealisasi. Sebab, rencana Pemkot untuk mengambil alih pengelolaan makam tradisional mulai mendapat lampu hijau dari warga.

Rencananya, ada dua pemakaman yang akan dijadikan TPU pada tahun ini. Yakni, Pemakaman Blandongan dan Pemakaman Tapaan. Dua pemakaman itu memang telah lama diincar Pemkot untuk dikelola jadi TPU.

Kepala UPT Pemakaman di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Wisnu Bagya Winarsa mengaku, rencana pengelolaan dua makam itu telah ada sejak 2017. Namun, untuk dapat mengelola makam tradisional, pemkot perlu persetujuan dari warga.

“Maka dari itu, sebelumnya kami lakukan sosialisasi dan pendekatan ke warga. Kami juga beri pemahaman kepada warga, apabila pengelolaan nanti dibebankan ke Pemkot, tentu kami juga akan menjamin kondisi pemakaman itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Wisnu, Pemkot saat ini masih menyelesaikan syarat administratif, sebelum mulai mengelola dua makam tersebut. Dia memastikan, pengelolaan makam itu paling cepat akan mulai diambil alih Pemkot tahun ini.

“Rencananya memang mulai tahun ini sudah dijadikan TPU. Saat ini masih proses administratif,” katanya.

Untuk diketahui, jumlah TPU yang sampai saat ini dikelola Pemkot sebanyak lima lokasi. Yakni, TPU Purut 1, TPU Purut 2, TPU Bugul Kidul, TPU Gadingrejo, dan TPU Temenggungan. (tom/fun)