Anggarkan Rp 900 Juta untuk Tambah Armada Pengangkut Sampah

PERLU TAMBAHAN: Armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo. Tahun ini Pemkab Probolinggo kembali menambah kendaraan pengangkut. (Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo tahun ini mengalokasikan dana sebesar Rp 920 juta. Dana jumbo tersebut bakal digunakan untuk penambahan armada pengangkut sampah.

Dana tersebut bukan digunakan hanya untuk membeli satu kendaraan. Melainkan dana itu untuk membeli empat kendaraan sekaligus. Yaitu satu untuk dump truck dengan harga Rp 420 juta dan tiga unit amrol truck (truk angkut kontainer sampah) sebanyak tiga unit dengan anggaran Rp 500 juta.

Ahmad Hasyim Asyari, Kepala DLH mengatakan, pengadaan kendaraan tambahan untuk mengangkut sampah pada tahun ini memang dibutuhkan. Tujuannya yaitu untuk mempermudah DLH mengangkut sampah dari masyarakat ke TPA.

“Memang kebutuhan OPD. Jadi tahun ini kami menambah armada untuk mengangkut sampah,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (7/5) siang.

Dengan adanya armada baru tersebut, nantinya penanganan masalah sampah di daerahnya bisa lebih baik lagi. Tidak ada lagi sampah yang telat diangkut yang kerap menjadi keluhan masyarkat. Apalagi, kendaraan yang akan dibeli pada tahun ini tergolong bermuatan berat. Sehingga, bisa menampung sampah yang lebih banyak.

“Harapannya seperti itu. Jadi lebih maksimal lagi dalam penanganan sampah. Apalagi masalah sampah ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami semaksimal mungkin menangani masalah sampah ini,” jelasnya.

Saat ditanya perihal penanangan sampah dibulan Ramadan yang diperkirakan melonjak dibandingkan hari biasa, menurut pria yang akrab disapa Hasyim itu, pihaknya selalu siap. Pihaknya akan terus melakukan pembersihan disetiap tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Untuk sampah rumah tangga kewajibat RT/RW membuangnya ke TPS. Nah, dari TPS itu kewajiban kami untuk mengakut ke Tempat Pembungan Akhir (TPA),” ujarnya.

Jika di hari biasa pihaknya hanya melakukan pengangkutan sehari sekali, maka pada bulan puasa ini pihaknya melakukan pengangkutan sehari dua kali. Itu, dilakukan guna meminimalisir menumpuknya sampah di TPS.

“Kami sudah mengantisipasi hal tersebut,” ungkap mantan kepala dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian itu. (sid/fun)