Hari Ini Tiga Terdakwa Bakal Dituntut

TIGA TERDAKWA: Setiyono. Dwi Fitri Nurcahyo dan Wahyu Tri Hardianto yang rencananya pagi ini akan disidang. Agendanya adalah tuntutan bagi mereka. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Persidangan kasus dugaan suap Wali Kota Pasuruan nonaktif Setiyono memasuki babak baru. Setelah ditunda dua pekan, sidang lanjutan akan digelar hari ini. Agendanya, pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu akan menghadirkan tiga terdakwa. Selain Setiyono, ada Dwi Fitri Nurcahyo dan Wahyu Tri Hardianto. Ketiganya akan dituntut JPU KPK secara bersamaan.

Dalam sidang sebelumnya, JPU KPK Kiki Ahmad Yani meminta waktu kepada majelis hakim yang diketuai I Wayan Sosiawan. JPU KPK pun diberi waktu selama dua pekan untuk menyiapkan tuntutan.

Selama sidang bergulir, saksi yang telah dihadirkan JPU KPK sejumlah 27 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Seperti pejabat Pemkot Pasuruan, asosiasi pengusaha jasa konstruksi, hingga rekanan.

Sementara dari pihak terdakwa, tak ada saksi yang meringankan. Penasihat hukum Setiyono Robinson memang sempat mengajukan tiga saksi a de charge dihadirkan di persidangan. Namun, hal itu urung terlaksana. Alasannya, keterangan saksi a de charge bakal disusun dalam materi pleidoi.

Jawa Pos Radar Bromo sempat mewawancarai JPU KPK Kiki Ahmad Yani mengenai keterangan ketiga terdakwa dalam sidang agenda pemeriksaan terdakwa, dua pekan lalu. Ia tak banyak mengomentari keterangan Setiyono yang beberapa kali membantah isi BAP. “Itu, memang hak terdakwa untuk ingkar. Ya, kami hormati,” kata Kiki.

Begitu pula ketika disinggung apakah hal itu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi JPU dalam menentukan tuntutan kepada terdakwa. “Itu, kewenangan pimpinan. Kami hanya membacakan saja tuntutannya nanti,” jelasnya. (tom/fun)