Dongkrak Target Penerimaan Cukai di Kabupaten Probolinggo

KRAKSAAN – Potensi untuk meningkatkan pendapatan dari cukai di Kabupaten Probolinggo, cukup tinggi. Sepanjang tahun 2018, penerimaan cukai mencapai sekitar Rp 870 miliar. Perolehan ini lebih tinggi dari target awal yang hanya Rp 819 miliar.

Karenanya, tahun ini target penerimaan cukai ini dinaikkan menjadi Rp 872 miliar. Artinya, naik sekitar Rp 53 miliar dari target tahun kemarin. Naiknya target ini, karena dinilai masih banyak potensi yang bisa mendongkrak pendapatan cukai.

“Tahun kemarin kami ditarget sekitar Rp 819 miliar. Tapi, realisasinya melampaui jauh, sekitar Rp 870 miliar. Karena itu, target kami pada 2019 ini naik sekitar Rp 2 miliar dari realisasi 2018,” ujarnya.

Dengan makin tingginya target ini, Bambang mengaku, semakin giat untuk merealisasikannya. Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan dan gencar melakukan penyuluhan. Terutama, pada pengawasan peredaran rokok ilegal dengan harapan target tersebut tercapai. “Kami akan terus melakukan upaya-upaya menekanan peredaran rokok ilegal. Sehingga, apa yang ditargetkan bisa tercapai,” ujarnya.

Bambang menegaskan, peredaran rokok ilegal sudah cenderung menurun. Dari sekitar 12 persen menjadi sekitar 7 persen. “Itu hasil survei. Semoga target yang telah ditentukan ini bisa tercapai,” ujarnya. (sid/rud)