Panen padi di Taman Paiton, Dua Tewas Tersambar Petir

PAITON-Agenda memanen padi di Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu siang (14/4) berujung tragedi. Itu setelah dua warga yang telah memanen padi meregang nyawa usai tersambar petir.

Dua korban nahas itu adalah Suhar, 47, warga Dusun Cempaka RT/09 RW/05, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton. Serta Gufron, 49, warga Blok Krajan RT/ 11 RW/03, Desa Besuk Kidul, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, keduanya sedang melakukan panen padi bersama dengan beberapa orang buruh tani lain.

Sebelum petir menyambar, kondisi di sekitar sawah memang mendung pekat. Petir pun beberapa kali menyambar. Aktivitas panen pun sempat dihentikan.

Para pekerja yang memanen padi bergegas untuk berteduh mencari tempat yang aman. Namun, apes menimpa kedua korban. Belum juga menepi, tiba-tiba petir menyambar.

“Jadi setelah sejumlah pekerja itu minggir, kedua orang itu tertinggal di belakang. Dan kemudian petir menyambar mengenai keduanya, ” ujar AKP Riduan Kapolsek Paiton.

Imbas sambaran petir itu, kedua orang itu pun langsung tewas di lokasi kejadian. Tak berselang lama, petugas datang untuk melakukan evakuasi.

“Saat kami evakuasi, sudah tidak bernyawa. Kemudian kami bawa ke Rumah Sakit Waluyo Jati untuk dilakukan visum pada kedua mayat,” ungkap perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Dari olah TKP, Riduwan menjelaskan, insiden itu murni karena faktor alam. “Memang faktor alam. Ada saksinya bahwa korban berdua tersambar oleh petir, ” ungkapnya. (sid/mie)