Tim Porprov Kota Pasuruan Punya Potensi Lolos Porprov, Tunggu Keputusan PSSI

PASURUAN – Langkah tim Pra Porprov Kota Pasuruan tampaknya semakin berat untuk melaju ke babak utama. Hal itu dikarenakan tiga kali pertandingan yang dilakoni dalam babak kualifikasi tak berakhir moncer. Sejauh ini, tim yang diarsiteki Suhaimi itu hanya mampu mengumpulkan poin empat.

Sementara dalam grup C, tim Pra Porprov Kota Malang menempati puncak klasemen dengan dua kali kemenangan dan sekali kalah. Sedangkan tim Pra Porprov Kota Pasuruan meraup empat poin dengan sekali kemenangan, kalah dan seri. Begitu pula dengan tim Pra Porprov Blitar. Di urutan bawah ada tim Pra Porprov Mojokerto hanya dengan tiga poin.

Dengan begitu, tim Kota Malang saja yang mengantongi tiket menuju babak utama. Peluang tim Kota Pasuruan sendiri masih menunggu keputusan Asprov Jatim. Karena selain juara grup, tim runner up terbaik juga bisa melaju ke babak utama.

Dari enam grup yang ada saat ini, akan diambil empat tim runner up terbaik. Asprov Jatim mengacu pada beberapa hal. Yakni poin yang dikumpulkan tim, head to head serta kredibilitas tim.

“Kartu juga akan mempengaruhi. Kami ada satu pemain dapat dua kartu kuning dalam dua kali pertandingan,” kata Pelatih Suhaimi.

Sejauh ini pihaknya belum menerima keputusan dari Asprov Jatim. “Kami masih menunggu karena informasinya banyak tim yang protes,” jelasnya.

Disisi lain, Suhaimi mengaku bangga meski hasil babak kualifikasi tak maksimal, namun ada salah satu pemainnya yang ditunjuk tim Pra Pon untuk seleksi. “Jadi kemarin memang ada pelatih Pra PON yang selalu memantau selama pertandingan babak kualifikasi Pra Porprov. Makanya pemain kita Faisal diambil untuk ikut seleksi di Lumajang,” kata Suhaimi.

Faisal pun telah diberangkatkan untuk mengikuti seleksi di Lumajang. Kata Suhaimi, tahapan seleksi itu akan berlangsung selama sepuluh hari kedepan. Dia juga berharap Faisal dapat menjalani seleksi dengan baik serta lolos.

“Kalau cocok ya lanjut. Kami berharap dia bisa bertahan sampai pelaksanaan tahun 2020,” ujar Suhaimi. (tom/fun)