Polisi: Kasus Bacokan di Leces Bisa Ada 3 Tersangka

LECES – Kasus penganiayaan di Desa Pondokwuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo membuat kepolisian harus ekstra hati-hati. Kasus yang dipicu akibat asmara ini masih dalam proses penyelidikan Korps Bhayangkara.

SUDAH DIPERIKSA: Tono saat mengamankan diri di Polsek Leces usai kejadian carok. (Dok. Radar Bromo)

Sejauh ini penyidik gabungan Polsek Leces dan Polres Probolinggo telah melakukan gelar perkara. Hasilnya, ketiga orang yang terlibat carok bisa terancam menjadi tersangka. Pasalnya, ketiganya diduga saling melakukan penganiayaan.

Kasatreskrim AKP Riyanto saat dikonfirmasi mengatakan, kasus bacokan yang terjadi Jumat (1/3) lalumengatakan, pihaknya memanng masih belum menetapkan tersangka atas kasus tersebut. Baik Elsyas Pradana dan Asan Adun (keduanya merupakan bapak-anak) serta Tono, saat ini statusnya masih sebagai saksi.

Saat disinggung soal gelar perkara atas kasus tersebut, Kasat mengaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Gelar perkara pun telah dilakukan. Hanya saja, hingga saat ini pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan terhadap korban Asan Adun, yang mengalami luka bacok cukup parah.

”Kami sudah mintai keterangan pada Elyas Pradana Tono dan saksi lain. Tetapi, kalau Asan Adun masih belum kami mintai keterangan, karena kondisinya yang belum pulih usai menerima luka bacok,” terangnya.

Hasil gelar perkara sendiri dikatakan Riyanto, belum dapat disampaikan pada publik. Namun, pada intinya ketiga orang yang terlibat carok (Asan Adun, Elyas Pradana dan Tono) terancam menjadi tersangka. Karena ketiganya sama-sama melakukan penganiayaan.

Hanya saja, pihaknya masih belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan belum tuntas. ”Kami tuntaskan dulu proses penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, baru gelar perkara kembali untuk penetapan tersangka. Tetapi, tidak menutup kemungkinan ketiganya terancam menjadi tersangka,” terangnya.

Diketahui, Jumat (1/3), Tono terlibat carok dengan Elyas Pradana dan Asan Adun. Elyas dan Asan tercatat sebagai warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Asan mengalami luka di atas telinga kanan dan tangan. Elyas terluka di tangan dan pinggang. Sedangkan, Tono hanya luka gores di bagian tangan dan jempol.

Akibat carok yang terjadi sekitar 13.15 WIB, itu Elyas dan Asan dilarikan ke Puskesmas Bantaran. Sedangkan, Tono menyerahkan diri ke Polsek Leces, namun sempat dibawa ke Puskesmas Jorongan untuk mengobati lukanya. Kini, Tono mengamankan diri di Mapolsek Leces. (mas/fun)