Wali Kota 2 di Pusaran Pengaturan Proyek Kota Pasuruan, Siapa Dia?

SURABAYA – Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan sejumlah data, dalam sidang lanjutan pengaturan proyek di Kota Pasuruan, Senin (4/3).

JPU KPK Kiki Ahmad Yani menampilkan daftar proyek yang di-ploting menjadi jatah Wakil Wali Kota Pasuruan di sidang. Ada enam paket pekerjaan proyek yang dibeberkan KPK.

Di antaranya revitalisasi Pasar Bukir; pembangunan drainase Jl. Patimura; rehab bedak pujasera dan bedak pangkas rambut Pasar Kebonagung; pemasangan atap parkir dan tempat cuci ambulans RSUD; pembuatan partisi, pengecatan, dan pemasangan keramik ruang CSSD; serta peningkatan drainase dan tutup selokan di Kelurahan Ngemplakrejo.

“Ini ada beberapa proyek. Total keseluruhan Rp 9,4 miliar. Apakah betul daftar ini yang diberikan oleh Agus Fadjar kepada saudara?” tanya Kiki. Teno pun membenarkan.

Namun, ia mengaku tidak tahu jatah-jatah proyek untuk pihak lain. JPU KPK kembali menampilkan daftar proyek yang di-ploting untuk Wali Kota 2. Ada beberapa proyek yang totalnya mencapai Rp 23 miliar.

Teno juga mengaku bahwa dirinya selama ini tidak tahu siapa yang dimaksud dengan Wali Kota 2. Namun belakangan, kata Teno, dirinya mengetahui bahwa Wali Kota 2 ialah Edy Trisulo Yudo. Ia merupakan Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)

Meski hanya jadi kabid di Disperindag, namun Edy disebut-sebut punya pengaruh. Edy sendiri merupakan adik kandung wali kota Pasuruan nonaktif, Setiyono.

“Saya tidak pernah tahu (ada Wali Kota 2). Saya tidak pernah tahu karena saya tidak pernah menjalankan,” ungkapnya. (tom/rf/mie)