Sepanjang 2018, Jumlah Sidang Pidana di PN Pasuruan Meningkat

PANGGUNGREJO – Jumlah persidangan pidana yang ditangani oleh Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan meningkat. Selama 2018, PN setempat menerima 195 perkara pidana. Perkara narkotika masih mendominasi perkara pidana yang ditangani PN.

Humas PN Pasuruan Rahmat Dahlan menyebut, perkara pidana yang ditangani oleh PN meningkat. Pada 2017, PN manangani 167 perkara. Mayoritas perkara bisa tertangani tahun 2018.

Rahmat merinci, narkotika menjadi perkara yang paling sering ditangani oleh PN dalam dua tahun terakhir. Rincian dari ratusan perkara pada 2018 ini di antaranya, narkotika sebanyak 67 perkara, pencurian 41 perkara, penipuan dan penggelapan sebanyak 17 perkara. Lalu, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 3 perkara dan perlindungan anak sebanyak 2 perkara.

Sementara, untuk tahun 2017 meliputi narkotika 52 perkara, UU Kesehatan 23 perkara. Lalu, pencurian 17 perkara, KDRT 2 perkara, dan kekerasan anak 1 perkara.

Menurutnya, tingginya perkara pidana yang ditangani oleh PN selama 2018, bukan hanya disebabkan kesadaran hukum masyarakat Kota Pasuruan yang rendah. Selain itu, juga dikarenakan upaya dari Polresta dalam mengungkap kasus semakin baik.

“Adakalanya kejadian itu sudah terjadi setahun yang lalu, namun baru terungkap sekarang. Jadi, tidak selalu karena kesadaran hukum saja yang menjadi penyebabnya,” sebut Rahmat. (riz/fun)