Dipasang di Jalan Protokol Kota Probolinggo, APK Caleg Dibiarkan

PROBOLINGGO–  Masih ada saja alat peraga kampanye (APK) caleg yang melanggar. Sebuah APK caleg dipasang di Jalan Panglima Sudirman. Padahal, Jalan Panglima Sudirman merupakan ruas jalan protokol yang dilarang untuk dipasang APK.

APK tersebut dipasang di depan toko produk alas kaki. APK ini menutupi baliho produk alas kaki yang terpasang.

Saat dikonfirmasi, Azam Fikri, ketua Bawaslu Kota Probolinggo membenarkan kondisi itu. Menurutnya, jalan Panglima Sudirman merupakan lokasi yang dilarang untuk pemasangan APK. Namun, jika dipasang di lokasi privat seperti rumah atau toko, harus dipastikan apakah APK tersebut sudah berizin kepada pemilik.

“Harus dipastikan juga sudah izin apa belum untuk pasang APK tersebut,” jelasnya.

Samsun Ninilouw, koordinator Divisi Penindakan, Bawaslu Kota Probolinggo menambahkan, Jalan Panglima Sudirman memang dilarang dipasang APK.

“Namun, pemasangan APK ini ditempatkan di ruko yang masuk ranah privat. Jika sudah ada izin dari pemilik ruko, tidak masalah,” ujarnya.

Samsun menilai status APK ini juga dilihat dari posisi penempatan APK. Posisi APK tersebut dipasang di Ruko.

“Kalau dipasang dengan bambu di tepi jalan, jelas bisa kami tindak. Namun, APK ini dipasang di ruko. Sehingga, tidak bisa ditindak kecuali pemasangan itu tanpa izin pemilik ruko,” jelasnya. (put/hn)