Soal Anjal yang Tewas saat Gandol, Polisi Sebut Kesalahan Ada di Dua Pihak

PANGGUNGREJO – Satlantas Polres Pasuruan Kota terus menyelidiki kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Kraton, Minggu (24/2) dini hari. Dari hasil penyidikan, dipastikan kecelakaan yang menyebabkan satu orang tewas ini merupakan kesalahan dua belah pihak.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Ahmad Jayadi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi. Menurutnya, baik pengemudi maupun korban sama-sama salah.

Sebab, korban yang bernama Aan, 20, menyetop pikap tidak dikenal tanpa mempertimbangkan keselamatannya. Sementara, pengemudi pikap tidak berhenti usai kecelakaan dan malah melarikan diri.

“Sudah kami cek. Dan kami pastikan keduanya sama-sama salah. Baik pengemudi maupun korban,” jelas Jayadi.

Aan sendiri saat kejadian, berniat mencari tumpangan untuk pulang ke rumahnya di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Dia pun menyetop pikap tak dikenal. Namun, dia malah ditabrak pikap tersebut.

Ia pun langsung tewas di lokasi dengan mengalami pendarahan di mulut dan hidung. Tubuh korban pun langsung dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan. Sementara, pikap tidak dikenal melarikan diri ke timur. (riz/fun)