Duh, Meski Dilarang, APK Masih Banyak Dipasang di Jembatan Wonolangan

DRINGU – Menjelang Pemilu 2019, sejumlah alat peraga kampanye (APK) calon legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol) makin mudah ditemukan. Termasuk, di Kabupaten Probolinggo. Namun, ada juga sejumlah APK yang melanggar peraturan lokasi pemasangannya.

Seperti Minggu (24/2), sejumlah APK salah satu partai terlihat terpasang di Jembatan Wonolangan, Kecamatan Dringu. Di sana, juga terlihat baliho milik caleg. Kondisi ini luput dari pantauan Bawaslu Kabupaten Probolinggo maupun Panwascam.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah APK itu terpasang di tepi sepanjang jembatan, baik sisi utara maupun selatan. Ada juga APK caleg yang terpampang di tepi dan menempel di jembatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Fathul Qorib mengaku, belum memonitor jika ada APK yang dipasang di Jembatan Wonolangan. Sabtu (23/2) lalu, ia mengaku melintasi Jalan Raya Dringu, tapi tidak melihat adanya APK di Jembatan Wonolangan. “Nanti kami cek, Panwas Kecamatan akan segera mengecek ke lokasi,” ujarnya.

Qorib menjelaskan, sesuai aturan kampanye, ada sejumlah tempat yang tidak boleh dipasangi APK. Baik APK caleg maupun partai. Seperti di tempat pendidikan, tempat ibadah, dan jembatan. Karenanya, pihaknya akan mengonfirmasi pengurus partai yang melanggar pemasangan APK itu.

Jika tidak ditindaklanjuti, pihaknya akan menindak dengan penertiban. “Nanti kami akan minta partai untuk menurunkan semua APK yang melanggar. Setiap Rabu, kami memang turun melalukan penertiban APK yang melanggar,” ujarnya. (mas/rud)