Keluhkan Penerangan, Fasilitas Taman Maramis Banyak yang Hilang

KANIGARAN – Tingkat keamanan Taman Maramis saat malam hari mengkhawatirkan. Pasalnya, penerangan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut tak cukup. Usut punya usut, ternyata penerangan di lokasi tersebut minim karena hilang dicuri. Salah satunya aki kering PJU solar cell.

Gelapnya fasilitas publik itu dikeluhkan Ery Sukma, 30, salah satu pengunjung. Pria yang ditemui media ini Jumat (22/2) malam itu mengakui, jika malam hari, sisi timur kondisinya gelap. “Saya sering ngajak anak-anak ke Maramis. Tapi mau duduk di sisi timur gelap, sedangkan yang sebelah barat ramai pengunjung,” terangnya.

Menurut Ery, saat malam Taman Maramis sisi timur lebih sepi daripada sisi barat. Karena di sisi barat ada PKL-PKL dan usaha mainan anak-anak yang membuat kondisinya ramai.

“Kadang di tempat yang gelap, ada remaja laki-laki perempuan duduk berdua-duaan. Tidak berpikiran negatif, tapi di sana banyak anak-anak. Khawatirnya ada yang berbuat mesum,” ujarnya. Ery berharap agar Taman Maramis sisi timur ditambah lagi penerangannya. Sehingga taman tidak disalahgunakan pengunjung.

Sementara itu, Kabid Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Neli menjelaskan, bahwa di Taman Maramis fasilitas taman sejatinya sudah lengkap. Termasuk masalah penerangan taman.

“Tapi ya itu banyak yang hilang, karena dicuri. Contohnya saja PJU Solar Cell yang aki keringnya hilang,” ujarnya. Selain aki solar cell, lampu penerangan taman juga banyak yang hilang. Hal ini amat disayangkan karena seharusnya fasilitas taman itu dijaga bukan dicuri. (put/rf)