Sering Terendam saat Hujan, Lapangan Petahunan Bakal Ditinggikan

PASURUAN – Sejumlah fasilitas olahraga terus mendapat perhatian dari Pemkot Pasuruan. Selain melakukan pemeliharaan yang bersifat rutin, pemerintah juga terus meningkatkan kondisi fasilitas olahraga yang menjadi aset daerah.

Salah satunya yakni Lapangan Petahunan di Kecamatan Gadingrejo yang kerap dijadikan lokasi turnamen sepak bola. Sekilas, kondisi lapangan tersebut memang masih baik. Namun, Pemkot menilai perlu dilakukan upaya peningkatan kondisi lapangan tersebut.

“Dari pantauan kami selama ini, kondisi lapangan sering terendam saat musim hujan. Hal ini menyebabkan kegiatan-kegiatan turnamen yang biasanya digelar disana terganggu,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan, Hardi Utoyo, Kamis (22/2).

Menurutnya, kondisi lapangan yang kerap terendam itu terjadi setelah kawasan setempat diguyur hujan lebat. Ditambah lagi, dengan struktur permukaan tanah lapangan yang cenderung lebih rendah dengan permukaan jalan. Sementara, saluran air yang berada di sekeliling lapangan juga lebih tinggi.

“Dengan kondisi seperti itu, sistem saluran airnya tidak berjalan dengan normal. Makanya setelah melalui kajian, kami menilai perlu adanya peningkatan. Karena sayang kalau dibiarkan begitu saja. Selain tak bisa digunakan, juga akan merusak kondisi lapangan itu sendiri,” ucap dia.

Peningkatan lapangan nantinya akan dimulai dengan melakukan pengurukan tanah. Dengan begitu, permukaan tanah lapangan akan lebih tinggi dibandingkan saat ini. Selanjutnya, tanah hasil pengurukan itu akan dilapisi dengan rumput baru agar lapangan semakin cantik.

“Desainnya sudah ada. Pengurukan itu nanti dimaksudkan agar permukaan lapangan lebih tinggi. kisaran 65 sentimeter dari kondisi sekarang. Minimal bisa setara dengan tinggi jalan agar air yang mengalir di drainase tak meluber ke lapangan,” imbuhnya.

Hardi mengaku, peningkatan kondisi lapangan itu akan dibiayai APBD. Dana yang telah disiapkan saat ini senilai Rp 1,6 miliar. Hingga saat ini, pihaknya masih menyusun dokumen perencanaan. Dalam waktu dekat, prosesnya akan dilanjutkan ke tahap lelang.

“Harapan kami, kondisi lapangan Petahunan kedepan lebih presentatif. Sehingga atlet-atlet ataupun masyarakat yang memanfaatkannya juga nyaman,” pungkasnya. (tom/fun)