Inilah Pelayanan Terpadu Satu Pintu di PN Pasuruan yang Dibuat untuk Permudah Urusan Hukum

PANGGUNGREJO – Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan terus berupaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Utamanya, bagi warga Kota Pasuruan yang membutuhkan bantuan hukum. Salah satunya dengan melalui program pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

Ketua PN Kota Pasuruan, Dameria Frisella Simanjuntak mengungkapkan sesuai petunjuk dari Mahkamah Agung (MA) melalui surat keputusan (SK) pada 25 November 2014, PN diharapkan untuk menjadi birokrasi bebas korupsi dan bersih. Yakni melalui pembangunan zona integritas.

Salah satunya dengan meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Upaya ini sudah dilakukan sejak 2018 lalu dengan membangun pelayanan PTSP yang berlokasi di ruang lobi PN setempat. Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat.

Ia lantas mencontohkan selama ini warga Kota Pasuruan yang membutuhkan bantuan hukum harus mendatangi setiap bagian sesuai yang dibutuhkan. Nah, dengan PTSP hal ini tidak perlu dilakukan lagi. Warga bisa langsung menuju PTSP.

“Ada enam areal utama yang harus diwujudkan sesuai edaran MA untuk peningkatan layanan PN. Salah satunya penguatan kualitas pelayanan publik. Ya, melalui PTSP ini,” jelasnya.

Dameria menjelaskan hal ini bertujuan untuk menghindari adanya praktik pungutan liar (pungli) di PN oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Sehingga, seluruh pelayanan dipusatkan dalam satu pintu, mulai layanan pidana, perdata, hukum sampai surat menyurat.

“Ini upaya kami untuk memudahkan warga Kota Pasuruan yang membutuhkan bantuan hukum. Jadi warga tidak perlu khawatir. Seluruh pelayanan semakin dimudahkan,” ungkapnya. (riz/fun)