Ada 15 Titik Rawan Longsor di Wonokerso, Ini Langkah BPBD

SUMBER – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat tangani bencana longsor di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber. Minggu (17/2), tim BPBD sudah turun langsung meninjau lokasi terjadi bencana longsor. Hasilnya, ditemukan 15 titik retakan di lokasi berbeda yang rawan mengakibatkan longsor susulan.

BISA LONGSOR: Tebing di Wonokerso yang rawan akan longsor. BPBD sudah memetakan belasan titik di desa setempat yang berpotensi menimbulkan bencana longsor kembali. (BPBD for Jawa Pos Radar Bromo)

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi. Saat dikonfirmasi, Anggit mengatakan, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten telah turun ke lokasi melakukan assessment di lokasi kejadian bencana longsor. Hasilnya, longsor tidak hanya menimpa balai desa Wonokerso. Tetapi, dua rumah warga juga terkena material longsor.

”Dampak longsor lainnya, mengakibatkan dua rumah milik Riadi, 28, dan Julik, 43, tertimpa material longsor. Tapi tidak sampai rusak parah, hanya rusak ringan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Selain itu dikatakan Anggit, hasil assessment yang harus mendapatkan perhatian, ditemukan 15 titik retakan di lokasi yang berbeda. Dimana, titik retakan itu yang rawan bisa mengakibatkan longsor. Oleh karena itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan titik-titik retakan itu dengan rapat koordinasi (rakor) internal.

”Tadi sudah kami laksanakan kerja bakti pembersihan material longsor di dua rumah terdampak hari ini. Kalau balai desa sendiri baru akan dilakukan kerja bakti besok (Senin, 18/2, red),” katanya.

Disinggung soal upaya sementara adanya belasan titik retakan yang rawan mengakibatkan longsor? Anggit menjelaskan, pihaknya telah melakukan modifikasi lereng dengan menjatuhkan tanah yang telah menggantung untuk meminimalisir dampak. Selain itu, menutup retakan tanah dengan terpal dan tanah.

”Kami akan mengirimkan 2 artco dan 15 terpal untuk menutupi titik retakan rawan longsor,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, hujan deras yang terjadi Sabtu siang (16/2), di wilayah Kecamatan Sumber mengakibatkan terjadinya bencana Longsor di Desa Wonokerso. Dinding bangunan balai Desa Wonokerso pun jebol tertimbun longsor. Selain itu, dapur rumah salah satu warga Desa Wonokerso pun rusak tertimbun longsor. (mas/fun)