Ini Kata Disperindag dan Satpol PP soal Penertiban PKL di Pasar Semampir

KRAKSAAN – Penertiban PKL di pasar Semampir bukan tanpa alasan. Sebelum penertiban berlangsung Kamis (14/2) pagi, Pemkab Probolinggo sudah mengeluarkan surat imbauan sebanyak tiga kali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo Mahbub Junaedi mengatakan, penertiban terebut dilakukan setelah pihaknya memberikan beberapa surat peringatan. Tetapi, para pedagang yang berada di sekitar luar pasar Semampir masih membandel. Sehingga, pihaknya kemudian melakukan penertiban dengan membawa Satpol PP.

“Sebenarnya sudah tiga kali kami surati agar segera pindah. Tetapi, tidak pindah juga. Makanya kami bersama dengan petugas Satpol PP menertibkan agar segera pindah,” ujarnya.

Selain itu, penertiban itu juga dilakukan karena pedagang yang berada di sekeliling luar pasar Semampir itu mengakibatkan kemacetan. Bahkan, beberapa kali dikeluhkan warga. “Ada yang memakan bahu jalan dan juga berjualan di trotoar. Kami tertibakan semua yang ada disekitar ini. sehingga keadaan pasar bersih dan pedagang masuk kedalam pasar,” jelasnya.

MEMBANDEL: Para PKL sejatinya sudah disiapkan tempat, namun enggan menempati lantaran khawatir ditinggal pelanggan. ( Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Informasinya, lapak pedagang yang ditertibakan ada sekitar 80. Semuanya tersebar di luar pasar Semampir. Rencananya, puluhan pedagang akan direlokasi ke dalam pasar. Sebab, di dalam pasar banyak yang kosong, teritama di lantai dua.

Disisi lain, Kasatpol PP setempat Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pihakya tidak melakukan penertiban paksa. Menurutnya, Satpol PP hanya membantu pedagang untuk menertibkan lapaknya. “Bukan penertiban paksa. Tetapi ini adalah membantu pedagang untuk melakukan penertiban lapaknya sendiri,” jelasnya.

Setelah dilakukan penertiban lokasi itu akan dilakukan pengawasan. Sehingga tidak adalagi pedagang yang membandel dan kembali. “Kami melakukan ini sesuai dengan perda. Jika ada pedagang yang melanggar perda sampaikan kepada kami akan kami tertibkan,” jelasnya. (sid/fun)