Drainase Buruk, Ratusan KK di Tiga Kelurahan Tergenang

BUGULKIDUL – Intensitas hujan yang tinggi kembali berimbas di wilayah perkotaan. Ratusan rumah di tiga kelurahan di Kota Pasuruan tergenang imbas dari tingginya curah hujan Selasa malam lalu (12/2). Buruknya drainase permukiman menjadi penyebabnya.

Tiga kelurahan yang tergenang ini adalah sebagian Kelurahan Bugulkidul, Kelurahan Tapaan dan Kelurahan Blandongan di Kecamatan Bugulkidul. Sedikitnya, 200 kepala keluarga (KK) di tiga kelurahan tersebut terendam akibat genangan hujan.

Hujan melanda Kota Pasuruan sekitar pukul 21.00 dan baru reda sekitar pukul 23.30. Curah hujan tinggi selama 2,5 jam ini mengakibatkan permukiman dan persawahan milik warga setempat terendam setinggi mata kaki orang dewasa atau sekitar lima sentimeter.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengungkapkan genangan yang melanda pemukiman di tiga kelurahan tersebut disebabkan minimnya drainase lingkungan di daerah tersebut. Akibatnya air hujan tidak bisa mengalir dengan baik.

Pihaknya pun sudah menyampaikan kondisi ini pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan. Harapannya, PUPR bakal melakukan normalisasi sungai-sungai kecil dan menambah drainase lingkungan di pemukiman.

“Faktor utama penyebab genangan itu karena sistem drainasenya tidak berjalan dengan baik. Sehingga, air tidak dapat mengalir. Kami sudah menyampaikannya pada PUPR,” pungkas Yanuar. (riz/fun)