Target Program Inseminasi Buatan di Kab Pasuruan Meleset

BANGIL – Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Kabupaten Pasuruan selama 2018, tidak mencapai target. Dari target yang ditetapkan sebesar 53 ribu sapi betina yang disuntik inseminasi buatan (IB), hanya tercapai 49.483 ekor atau hanya 93 persen.

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan Irianto melalui Kabid Produksi Ari Widodo mengatakan, tahun kemaarin target yang ditentukan secara nasional tidak tercapai. “Memang tidak sampai 53 ribu. Sampai akhir tahun hanya 49.483 sapi betina yang berhasil disuntik IB,” ujarnya.

Ari mengatakan, ada beberapa faktor target itu tidak tercapai. Salah satunya banyak peternak yang telat melaporkan saat sapinya memasuki masa berahi. “Suntik IB harus diberikan saat sapi betina masa berahi. Karena telat melapor, saat mau disuntik ternyata sudah lewat masa berahinya, sehingga batal,” ujarnya.

Akibatnya, sampai tutup 2018 ada sisa suntik IB yang tidak berhasil dilakukan. Namun, sebanyak 3.517 dipastikan akan diteruskan pada awal tahun ini. Sehingga, kuota 53 ribu suntik IB tetap akan terpakai.

Ari mengatakan, program Upsus Siwab merupakan program dari Pemerintah Pusat untuk meningkatkan populasi sapi untuk swasembada daging. Kabupaten Pasuruan yang memiliki populasi sapi potong cukup tinggi menjadi salah satu daerah yang menjalankan program dari Kementerian Pertanian itu. (eka/fun)