6.118 PTT/GTT Pemkab Probolinggo Jadi Anggota BPJS TK

PROBOLINGGO – Rencana Bupati Probolinggo memberikan perlindungan kerja pada Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) SK Bupati, akhirnya direalisasikan. Pemkab Probolinggo telah mengikutsertakan 6.118 pegawai non PNS sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (TK).

Pemkab Probolinggo sendiri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar untuk membayar keanggotaan 6.118 GTT/PTT itu. Jumlah, tiap pegawai dibayarkan iuran BPJS TK sebesar Rp 12.500.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Agus Dwi Fitriyanto saat dikonfirmasi, sangat mengapresiasi langkah Pemkab mendaftarkan PTT/GTT sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya saat ini sudah meng-entry sebanyak 6.118 pegawai non PNS sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan. Bahkan, pemkab telah membayar iuran BPJS ketenagakerjaan itu untuk bulan Januari 2019.

“Yang sudah masuk dan teregistrasi sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan sebanyak 6.118 pegawai. Mereka dari 67 OPD. Tiap pegawai iuran BPJS ketenagakerjaan yang dibayar pemkab Rp 12.500. Total iuran BPJS ketenagakerjaan yang dibayar bulan kemarin sekitar Rp 76 juta,” katanya.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo, Santiyono saat dikonfirmasi mengatakan, menjadi pogram Bupati Probolinggo memperhatikan keselamatan para pegawai. “Alhamdulillah telah terealisasi ribuan pegawai non PNS diikutkan sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan. Iuran tiap bulannya ditanggung oleh pemkab,” tuturnya.

Menurutnya, langkah itu sesuai dengan Peraturan Bupati tentang GTT/PTT SK Bupati. Bahkan, mereka diberikan hak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. (mas/hn)