Anggarkan Rp 6,4 Miliar untuk Benahi 15 Drainase yang Rusak di Kota Pasuruan

PASURUAN – Belasan drainase yang kurang optimal di Kota Pasuruan, mulai mendapatkan perhatian. Sebab, bila hujan deras, air dari saluran ini kerap meluap ke jalan. Karenanya, Pemkot Pasuruan berencana memperbaikinya dengan anggaran Rp 6.412.240.500.

Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi mengatakan, pihaknya sudah menyurvei sejumlah lokasi. Terutama, di kawasan yang memiliki saluran air kurang optimal.

Menurutnya, beberapa ruas jalan selalu terendam ketika hujan lebat. Kondisi itu dikarenakan drainasenya tidak maksimal. “Banyak usulan yang disampaikan masyarakat. Baik melalui Musrenbangkel (Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan) maupun penyampaian secara langsung. Pembangunan saluran air ini cukup mendesak. Terutama, untuk mengantisipasi genangan air di jalan ketika hujan lebat,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Uung, pihaknya sudah mendata 15 titik drainase yang perlu diperbaiki. Lokasinya tersebar di empat kecamatan. Meliputi di Kecamatan Purworejo. Di sana ada saluran di Kelurahan Pohjentrek, Kelurahan Purutrejo, Purworejo, dan Kelurahan Kebonagung.

Kemudian, di Kecamatan Panggungrejo, berada di Kelurahan Karanganyar, Kebonsari, Tamba’an, dan Kelurahan Pekuncen. Serta, di Kelurahan Petahunan dan Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. “Di Kecamatan Bugul Kidul ada di wilayah Bugul Kidul, Petamanan, dan Kepel,” jelas Uung.

Uung menjelaskan, belasan titik itu sebelumnya sudah ada saluran airnya, tapi banyak yang rusak. Kondisinya juga kurang lebar, sehingga daya tampung air tak begitu lancar. Seperti drainase di sepanjang Jalan Dharmoyudo, Kelurahan Kebonagung, sudah rusak berat. “Juga kurang besar sehingga daya tampung air tidak lancar. Akibatnya meluap ke jalan,” ujarnya.

Pembangunan drainase ini akan direalisasikan tahun ini. Untuk merealisasikannya, Pemkot telah menyiapkan anggaran Rp 6.412.240.500. Anggaran itu dialokasikan dari APBD 2019. Namun, sejauh ini Pemkot masih menyiapkan dokumen perencanaan. “Insya Allah bulan depan sudah dilelang,” ujar Uung. (tom/rud/fun)