Edarkan Sabu, Perangkat Desa Sepuh Gembol dan Wonorejo Ini Ditangkap

WONOMERTO – Satreskoba Polres Probolinggo mengamankan dua perangkat desa yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu, Sabtu (26/1). Penangkapan dua perangkat desa itu, merupakan pengembangan dari penangkapan sopir pikap yang ditangkap karena memakai sabu November 2018.

Kedua tersangka itu adalah Muhed, 48, perangkat Desa Sepuh Gembol, Kecamatan Wonomerto dan Didik Hardiyanto, 30, perangkat Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto. Keduanya, diamankan di lokasi berbeda, hanya berselisih 5 jam.

Kasat Satreskoba Polres Probolinggo AKP Suherly Sanjaya mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan pengembangan dari tersangka sebelumnya atas kasus serupa. Di mana, tahun lalu pihaknya berhasil mengamankan tersangka yang pesta sabu di mobil pikap.

Hasil pengembangan, ternyata sabu itu dibeli dari tersangka Muhed. “Dari pengakuan tersangka yang ditangkap saat tengah pesta sabu di mobil pikap, kami kembangkan ke tersangka pengedar atau penjualnya,” katanya.

Polisi pun melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sekitar pukul 01.00, Satgas Tindak Ops Tumpas Narkoba Semeru 2019, berhasil membekuk tersangka Muhed di depan warung pinggir jalan Desa Sepuh Gembol. Dari situ, ternyata kembali berkembang ke tersangka Didik yang dibekuk di rumahnya sekitar pukul 06.00.

“Awalnya yang jadi DPO (Daftar Pencarian Orang, Red) itu tersangka Muhed. Kemudian berkembang ke tersangka Didik. Keduanya sama-sama perangkat desa,” terangnya.

Kedua tersangka, menurut pria yang akrab disapa Herly ini, tidak dapat mengelak. Sebab, saat diamankan, ditemukan sejumlah barang bukti. Mulai dari tersangka Muhed, barang bukti yang diamankan yakni 1 plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,45 gram, 1 gunting, dan HP.

Sedangkan dari tersangka Didik, barang buktinya jauh lebih banyak. Mulai dari sabu seberat 0,57 gram, 1 buah pipet kaca, 1 botol bekas minuman, 1 gunting, 2 lembar tisu, 3 sedotan panjang modifikasi, 4 sedotan pendek modifikasi, dan 5 buah plastik klip bekas.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Sepuh Gembol Misnadi membenarkan jika perangkat desanya atas nama Muhed diamankan polisi. “Sudah tidak masuk kerja karena sudah ditangkap polisi dan ditahan,” ujarnya. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut pada pihak kepolisian. (mas/rf)