Warga Surabaya Ini Curi Komputer Ekskavator Proyek Umbulan

PURWOREJO – Warga Kelurahan/Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya, Heri Santoso, 31, terbilang gesit dalam melakukan tindak kriminal. Sekali beraksi, Heri langsung menyatroni tiga lokasi. Kini, dia diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota karena disangka nyolong barang-barang di lokasi proyek.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, aksi tersangka mulanya diketahui setelah adanya laporan pencurian di lokasi proyek Pipanisasi SPAM Umbulan. Tepatnya di Desa Dompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Senin (21/1) lalu. Saat itu tersangka beraksi pagi hari sebelum pekerja proyek datang. “Yang dicuri sebuah CPU (Central Processing Unit) dan monitor ekskavator di lokasi proyek itu,” ujarnya, Sabtu (26/1).

Slamet menyebutkan, tersangka menyisir lokasi proyek sudah direncanakan dengan matang. Dengan mengendarai mobil Toyota Agya, tersangka menyisir sejumlah lokasi. Dalam waktu empat hari, dia berhasil menjarah barang-barang di tiga lokasi berbeda.

Selain di Kecamatan Kraton, tersangka sempat mencuri satu unit CPU dan monitor ekskavator di lokasi proyek di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Aksi itu terjadi pada Selasa (22/1).

Dua hari kemudian, Kamis (24/1), tersangka kembali beraksi. Barang yang dicuri juga masih sama, satu unit CPU dan monitor ekskavator. Kali ini lokasinya di batching plan rest area di Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. “Mendapati laporan itu kami langsung bergerak menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan penyelidikan,” ujar Slamet.

Dari hasil olah TKP, Slamet mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah kerusakan pada pintu ekskavator di masing-masing lokasi. Tersangka merusak tempat CPU dan monitor itu menggunakan gunting. “Setelah itu kami simpulkan pelakunya merupakan orang yang sama. Karena kejadian pencurian dilakukan dalam waktu yang berdekatan,” jelasnya.

Penyelidikan yang dilakukan polisi kemudian mengarah pada Heri Santoso. Jumat (25/1) lalu, Heri ditangkap Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota. “Pelaku diamankan dari rumahnya di Surabaya,” ujar Slamet.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, mobil Toyota Agya bernopol L 1775 IU yang digunakan tersangka dalam beraksi. Kemudian, tiga buah gunting pemotong kabel, tiga buah gunting berukuran kecil, sebuah gerenda, dan samurai. “Kami juga amankan uang Rp 750 ribu. Uang itu diduga hasil penjualan barang curian yang dilakukan pelaku,” ujarnya.

Kini, tersangka ditahan di Mapolres Pasuruan Kota. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara. (tom/rud)