Bawaslu Tak Temukan Unsur Kampanye di Tabloid Indonesia Barokah

PROBOLINGGO – Bawaslu Kota Probolinggo melihat tidak ada temuan unsur kampanye dalam Tabloid Indonesia Barokah. Namun, demi menjaga situasi dan kondusivitas masyarakat menjelang pelaksanaan pemilu dan Pilpres 2019, maka Bawaslu meminta agar kantor pos menghentikan pengiriman paket berisi tabloid itu.

“Kami sudah membaca tabloid itu serta sudah koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Dari kajian Bawaslu RI sudah dinyatakan bahwa tabloid itu tidak memenuhi unsur kampanye,” ujar Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Azam Fikri.

Namun, Azam –sapaan akrabnya– mengakui ada beberapa unsur tulisan yang memang rentan merugikan pasangan calon presiden wakil presiden. Namun, Azam enggan menyebutkan pasangan calon yang mana yang dimaksud.

Saat dibandingkan antara konten tabloid Indonesia Barokah dengan yang disebarkan jelang Pilpres 2014, menurut Azam isinya berbeda.

“Kalau Obor Rakyat isinya merupakan black campaign atau kampanye hitam kepada salah satu paslon. Kalau Tabloid Indonesia Barokah tidak seperti itu,” ujarnya. (put/rf)