Usulkan Perbaikan 600 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Program BSPS

BANGIL – Pemkab Pasuruan mengusulkan bantuan perbaikan 600 RTLH di Kecamatan Winongan. Usulan ini diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) reguler.

Misbah Zunib, kepala Dinas PU Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan mengatakan, sebenarnya perbaikan RTLH sudah dianggarkan dari APBD Kabupaten Pasuruan. Namun, dinas juga mengajukan usulan perbaikan RTLH ke pusat. Sebab, jumlah RTLH di Kabupaten Pasuruan masih cukup tinggi. Yaitu, mencapai lebih dari 10 ribu rumah.

“Sehingga, kami usulkan di tahun 2019 agar mendapatkan bantuan perbaikan RTLH. Salah satunya lewat program BSPS reguler,” terangnya.

Menurutnya, di tahun 2018, Kabupaten Pasuruan tidak mendapatkan kuota untuk bantuan program BSPS reguler. Padahal, pada 2017 sempat mendapat kuota untuk 350 RTLH.

Dan, di tahun 2019 ini Dinas PU Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan mengusulkan ke pusat perbaikan 600 RTLH.

“Jumlah tersebut adalah untuk RTLH di Kecamatan Winongan mulai dari Jeladri, Sruwi, Sumberrejo, Kedungrejo, Umbulan, dan Minggir,” terangnya.

Kalau melihat tahun 2017, anggaran perbaikan tiap rumah adalah Rp 15 juta. Informasinya untuk tahun 2019 mencapai Rp 17,5 juta. Yaitu, untuk bahan baku Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Saat ini dari dinas masih belum mendapatkan informasi apakah disetujui atau tidak usulan mereka. Harapannya bisa diterima agar membantu memperbaiki RTLH di Kabupaten Pasuruan. (eka/fun)