Dispendik Malah Tahu Pencabulan di Kelas saat Jam Sekolah dari Kecamatan

PASURUAN-Aksi cabul di dalam kelas, saat jam sekolah jadi perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Apalagi, terduga pelaku dan korbannya sama-sama masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD) di wilayah timur kabupaten.

Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengaku prihatin dengan aksi cabul di dalam kelas tersebut. Ia mengatakan, sudah mendapatkan informasi tersebut.

Sayangnya, informasi yang diterima justru bukan dari kepala sekolah, melainkan dari pihak kecamatan. “Kasek belum melapor sejauh ini. Kami mendapatkan informasi tersebut dari kecamatan. Rencananya besok pagi (Jumat ini), kami akan menjenguk korban,” terang Iswahyudi melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polresta Pasuruan Ipda Suwondo membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan di sekolah dasar wilayah Grati tersebut.

PPA pun sudah meminta keterangan saksi. Yakni, Bunga dan orang tuanya. Polisi juga sudah memintakan visum korban ke RSUD dr. Soedarsono.

“Laporan sudah masuk. Sejauh ini masih tahap penyelidikan. Belum ada yang kami amankan. Ketiga terlapor masih berstatus saksi. Rencananya kami bakal melakukan pemanggilan secara resmi termasuk pihak sekolah,” terang Suwondo.

Jawa Pos Radar Bromo sudah berusaha meminta keterangan kepala sekolah setempat. Namun, sang kasek belum merespons. (riz/rf/mie)