Hari Ini KPK Rencananya Hadirkan Lima Saksi, Salah Satunya Setiyono

BAKAL BERTEMU: Terdakwa M Baqir dalam sebuah persidangan dan Setiyono (inset). Rencananya keduanya bakal bertemu dalam persidangan di PN Tipikor, dan Setiyono akan menjadi saksi. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Terdakwa penyuap Wali Kota Pasuruan nonaktif Setiyono, M. Baqir akan kembali diadili di Pengadilan Tipikor, Surabaya. Senin (21/1) ini Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan sejumlah saksi. Salah satunya, Setiyono.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ada lima saksi yang akan dihadirkan. Selain Setiyono, ada empat nama lain yang akan dimintai keterangan. Di antaranya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pasuruan Siti Amini dan Kepala BLP Kota Pasuruan Njoman Swasti. Selain mereka, dua nama lain adalah Ketua Pokja II BLB Kota Pasuruan Agus Widodo dan Kepala Sub Bagian Pengendalian BLP Kota Pasuruan Makhfudi Hidayat.

Penasihat Hukum M. Baqir, Suryono Pane mengatakan, keterangan lima orang itu dinilai cukup penting. Terutama untuk membongkar pengondisian yang terjadi dalam proses penentuan pemenang proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan. “Besok kami akan fokus mendalami keterangan saksi yang berkaitan dengan ploting. Kami akan cari rangkaiannya seperti apa,” ujarnya.

Suryono juga menyebutkan, pihaknya juga akan memastikan sejauh mana keterlibatan M. Baqir. Mengingat, namanya tidak tercantum dalam ploting tersebut. “Kami ingin membuktikan posisi klien kami tidak masuk ploting yang disebutkan dalam surat dakwaan maupun keterangan yang disampaikan saksi Dwi Fitri, Agus Fadjar, dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suryono mengaku, dirinya juga meyakini kliennya sejatinya telah memenangkan proyek PLUT KUMKM. Sekalipun tanpa harus memberikan commitment fee. Sebab, CV Mahadhir sudah ditentukan sebagai pemenang secara sah. “Besok akan kami perkuat lagi dengan keterangan lima saksi itu. Kami ingin buktikan sebenarnya tanpa uang pun, klien kami menang tender. Karena posisi CV Sinar Perdana yang sudah diploting kan sudah gagal tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Selain itu, keterangan yang akan disampaikan oleh saksi dari BLP Kota Pasuruan juga menjadi kunci. Terutama, untuk memastikan apakah ada upaya pengondisian untuk menentukan CV Mahadhir sebagai pemenang. “Besok saksi dari blp itu akan jadi kunci dalam kasus ini. Apakah memang ada perintah untuk memenangkan CV Mahadhir. Karena memang menangnya CV Mahadhir ini syaratnya terpenuhi,” ujarnya. (tom/fun)