Warga Jrebeng Kidul Dirampok, Korban Dibacok, Kerugian Hampir Rp 1 M

WONOASIH– Kawanan perampok menyatroni rumah Suwarno, 65, warga RT1/ RW 1, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (18/1). Selain mengalami sejumlah luka bacokan, korban mengalami kerugian hampir Rp 1 miliar.

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Saat itu, di dalam rumah, selain ada Suwarno, juga ada sang istri Sayuni, 54 dan 3 anaknya. Yakni Sriwahyuni, 30; Hadi Suwarno, 22 dan Sri Handayani, 21.

Menurut Sayuni, saat itu suaminya, Suwarno tidur di ruang belakang. Saat itu, ia mendengar suaminya seperti menjerit. Awalnya, ia mengira suaminya menjerit karena sakit. Maklum, Suwarno punya riwayat penyakit stroke.

Namun, saat dicek, ternyata diketahui Suwarno sudah disekap. “Ada empat orang yang masuk. Suami saya, tangannya diikat, mulutnya dilakban. Suami saya juga dipukuli,” kata Sayuni.

Saat Sayuni dan anaknya keluar kamar, mereka juga diancam pakai celurit oleh pelaku. Kawanan perampok juga meminta untuk ditunjukkan uang dan sejumlah perhiasan.

Usai mendapat apa yang diinginkan, kawanan perampok itu kabur. Diduga, perampok ada 6 orang. Mereka menggunakan 3 motor. Sementara yang masuk rumah 4 orang.

“Kerugian hampir Rp 1 miliar. Sebab, perhiasan yang diambil sekitar 2 kilogram. Belum juga HP, 3 jam tangan dan uang tunai sekitar Rp 4 juta,” jelas Sayuni.

Usai kawanan perampok kabur, Suwarno langsung dilarikan ke IGD RSUD dr Moh Saleh sekitar pukul 03.30. Ia mengalami sejumlah luka bacokan di tangannya saat berupaya melawan.

Sekitar pukul 06.30, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Sampai berita ini ditulis, kasus itu masih dalam penyelidikan. (rpd/mie)