Bongkar Lapak Liar Diatas Saluran Tersier di Mojokepek untuk Kelancaran Normalisasi

GEMPOL – Pelan tapi pasti, kendala normalisasi saluran tersier mojokopek, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, mulai diatasi Pemkab Pasuruan. Ini lantaran, pemkab sudah mengawalinya dengan membongkar bangunan semipermanen yang berada di tepi Jalan nasional jurusan Malang – Surabaya di Apollo.

Sebagaimana diketahui, sejatinya pemkab sudah lama ingin melakukan normalisasi di saluran tersier tersebut. Pasalnya, acapkali saat musim hujan tiba, jalan raya Gempol mengalami banjir. Namun normalisasi sempat terkendala karena banyaknya saluran tersier di Mojokepek, Desa Karangrejo.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo Kamis (17/1) deretan kios bangunan semipermanen yang ada terlihat mulai dibongkar. Bangunan itu berada di sisi selatan, tepatnya di Dusun Legupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol. Pembongkaran itu berlangsung sepekan terakhir.

“Bangunan semi permanennya sudah dibongkar, ada sekitar 15 di sisi sebelah selatan. Tersisa tinggal di sisi utara, yakni sekitar 10 an saja. Lokasinya berdiri diatas saluran tersier Mojokopek,” ucap Chafidon, kabid bina manfaat Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan.

Sisa bangunan PKL liar lainnya, ditegaskan Chafidon, akan dibongkar dalam waktu dekat. Pihaknya kini berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Pasuruan dan Pemdes Karangrejo serta Muspika Gempol. Menurutnya, diagendakan pembongkaran bangunan liar sudah tuntas di akhir bulan ini.

“Normalisasinya diagendakan bulan depan, sepanjang satu kilometer dengan kedalam pengerukan hingga 1,5 meter. Saat ini dangkal dan menjadi penyebab rawan banjir atau air tergenang,” jelasnya.

Terpisah, Kades Karangrejo Jainul saat dihubungi koran ini via telepon untuk pembongkaran bangunan liar diatas saluran tersier Mojokopek, sudah disosialisasikan sejak tahun 2018. “Usai dibongkar, pemiliknya akan ditampung di atas lahan TKD yang ada di dusun setempat dan lokasinya juga di tepi jalan nasional. Sekaligus jadi pusat kuliner dan oleh-oleh,” imbuhnya. (zal/fun)