Bareng Pilpres, Ujian Nasional Dimajukan Maret

PROBOLINGGO-Tahun 2019 ini, pelaksanan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK tahun ajaran 2018 – 2019 akan dimajukan. Jika sebelumnya digelar April, tahun ini akan digelar Maret. Sebab, bulan April bertepatan dengan pilpres.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Probolinggo Kresno Herlambang mengatakan, pemerintah memutuskan pelaksanaan UN SMA/SMK 2019 dimajukan bulan Maret.  Atau, sebulan lebih awal dari tahun sebelumnya. Sebab jika tidak, pelaksanaan UN akan bersamaan dengan pemilu serentak 2019 pada 17 April mendatang.

“Untuk ujian nasional jenjang SMA/MAK akan digelar 25 sampai 28 Maret 2019. Sementara untuk UN jenjang SMA/MA akan digelar pada tanggal 1 sampai 8 April 2019,” terangnya.

Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan untuk mendukung kebijakan baru ini. Di antaranya membuat standard operating procedure (SOP) agar UN berjalan lancar.

Menurutnya, UN 2019 untuk jenjang sekolah menengah atas akan dijalankan dengan 100 persen berbasis komputer atau disebut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kecuali lembaga sekolah yang jumlah siswanya kurang dari 20 orang. Lembaga sekolah seperti ini, tak bisa menggelar UNBK mandiri. Maka, solusinya bergabung dengan lembaga sekolah lain.

“Untuk sekolah yang memiliki siswa kurang dari 20, maka bisa bergabung dengan sekolah lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Kresno, secara umum kebijakan USBN dan UN 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Bedanya hanya pada jadwal pelaksanaan dan proyeksi jumlah peserta. “Sama saja. Tidak jauh beda, hanya pelaksanaan dan jumlahnya saja,” pungkasnya. (rpd/hn)