Jembatan Petung Bakal Direhab, BBPJN Anggarkan Dana Segini

BUGULKIDUL – Kondisi Jembatan Petung di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan dinilai membahayakan. Selain bergelombang, aspal di jembatan ini juga banyak berluabng. Karena itu, Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII berencana merehab jembatan tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo, Sentot Wijayanto mengungkapkan, rehab ini masuk dalam kontrak long segment. Nilainya mencapai Rp 25 miliar untuk penanganan Gempol sampai Probolinggo. Khusus untuk rehab jembatan Petung, dialokasikan sekitar Rp 400 juta.

Nantinya, ada beberapa perbaikan selama rehab jembatan yang berada di jalur lingkar selatan (JLS) ini. Antara lain, mengganti aspal lama dengan lapisan baru. Selain itu, ada perbaikan pada pasangan batu, penggantian joint, perbaikan railing jembatan serta pengecatan pada kedua sisi jembatan.

“Rehab ini masuk dalam kontrak long segment. Saat ini kami masih menunggu kontrak dengan pemenang lelang. Diperkirakan triwulan ketiga, sekitar Agustus sudah mulai digarap,”jelasnya.

Sentot menyebut rehab ini bukannya tanpa alasan. Sebab, aspal lama di jembatan yang berada di jalur utama penghubung Probolinggo-Malang ini sudah bergelombang dan penuh lubang. Jika ditangani hanya dengan menambah aspal baru, bisa membahayakan pengendara yang melintas.

“Terutama saat malam hari, dimana penerangan tidak sebagus siang hari. Belum lagi, jembatan ini selalu dilintasi oleh bus dan truk dari Probolinggo. Makanya, rehab sangat diperlukan,” ungkap Sentot. (riz/fun)