Pemkab Pasuruan Masih Tunggu Kementerian Sosial untuk Tambahan Penerima BPNT

PASURUAN – Turunnya jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari usulan verifikasi dan validasi (Verval) warga miskin membuat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mendatangi Kementerian Sosial (Kemensos). Selain mengkroscek data penerima, Dinsos juga menanyakan terkait kuota untuk warga miskin yang belum masuk data penerima BPNT.

Gunawan Wicaksono, PLT Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan didampingi Abdus Syukur Kasi Pemberdayaan Fakir Miskin mengatakan bahwa pada akhir Desember lalu, Dinsos Kabupaten Pasuruan sudah mendapatkan data penerima BPNT. Namun memang dari hasil data yang turun, tidak semuanya penerima adalah sesuai dengan hasil verval tahun 2018 lalu.

“Karena itu kami langsung ke pusat untuk mengkroscek data, minggu lalu. Dan akhirnya data penerima kembali disesuaikan agar sama dengan hasil verval kita tahun lalu,” jelasnya.

Gunawan menambahkan, Kedatangan Dinsos ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos guna mencocokkan data untuk penerima BPNT. Dan hasilnya, sudah disesuaikan terkait by name by addres agar sesuai dengan verval tahun 2018 lalu. Ini agar penerima bantuan pemerintah tahun 2019 agar bisa lebih tepat sasaran sesuai dengan verval tahun lalu.

Namun terkait jumlah kuota yang turun memang masih belum bisa semuanya masuk. Ini lantaran dari usulan penerima verval tahun lalu sebanyak 110.211 keluarga. Kabupaten Pasuruan mendapatkan 109.031 kuota. Sehingga masih ada 1.000 yang belum masuk data penerima bantuan.

“Terkait kuota yang belum masuk, kita masih menunggu lagi apakah ada tambahan atau tidak. Ini lantaran tergantung pusat. Tapi sementara ini penerima bantuan BPNT masih berjumlah 109.031 kuota sama seperti tahun 2018 lalu,” pungkasnya. (eka/fun)