Bakal Sanksi Tegas Bila Ada Keterlibatan Polisi Terhadap Narkoba

PAJARAKAN – Demi menghindari personelnya yang menyalahgunakan narkoba, Senin (14/1) Polres Probolinggo menggelar tes urin. Sedikitnya 75 personel dan perwira ikut dites urinnya.

CEGAH PENYALAHGUNAAN: Tes urin yang digelar Polres Probolinggo ini untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan personel polisi. (Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Kegiatan yang digelar di halaman mapolres itu bahkan dikawal langsung AKBP Eddwi Kurniyanto, Kapolres Probolinggo. Dia menyaksikan satu-persatu personel, untuk memastikan bahwa tak ada anggotanya yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.

Kapolres mengatakan, tes ini dilakukan untuk menghindari polisi nakal. Yaitu polisi yang bermain atau memakai barang haram. Menurut kapolres memang kegiatan tes urine sengaja dilakukan secara mendadak. Sehingga, anggotanya tidak bisa bersiap-siap.

“Semuanya kami tes tanpa terkecuali. Baik anggota, perwira dan juga jajaran polsek juga kami lakukan tes. Dengan tes yang dilakukan mendadak ini maka mereka tidak akan bisa menghindar jika memang menggunakan barang haram itu,” ujarnya.

Eddwi sapaan kapolres mengatakan, jika dalam tes tersebut ada yang terindikasi memakai dan menyalahgunakan narkoba, pihaknya akan bertindak tegas. Pihaknya tidak segan segan memberikan sanksi kepada anggota yang menyalahgunakan narkoba itu.

“Alhamdulillah anggota saya tidak ada terlibat narkoba dan semoga ke depannya bisa terus seperti ini. Sejak awal memang sudah saya tegaskan untuk menjaga citra Polisi agar menjadi contoh bagi masyarakat,” imbuhnya. (sid/fun)