Pansel Susun Tahapan Assessment sebelum Lelang Jabatan di Pemkab Probolinggo Dimulai

KRAKSAAN – Tim panitia seleksi (pansel) assessment jabatan eselon II telah dibentuk oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari. Kini, tim yang diketuai Sekda Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono itu sedang menyusun tahapan-tahapan dan jadwal kegiatan assessment.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Abdul Halim mengatakan, pihaknya telah koordinasi dengan komisi aparatur sipil negara (KASN). Selanjutnya, akan digelar rakor untuk membahas tahapan-tahapan serta jadwal assessment.

”Tim pansel yang sudah dibentuk, harus menyusun tahapan-tahapan dan jadwal tes assessment. Nah, kami masih menghubungi tim pansel dari akademisi untuk hadir dalam rakor pembahasan tahapan-tahapan assessment ini,” katanya.

Halim mengatakan, tim pansel telah dibentuk dan diketuai oleh Sekda Soeparwiyono. Sedangkan, sekretaris pansel adalah Halim sendiri dan satu lagi dari akademisi.

”Kami akan menggelar rakor untuk membahas tahapan-tahapan assessment. Setelah itu, baru diajukan dan disampaikan ke KASN. Dari situ, kami menunggu petunjuk KASN selanjutnya,” terangnya.

Mengawali assessment menurutnya, akan dibuka pendaftaran lebih dulu. Pihaknya tidak membatasi jumlah pendaftar. Namun yang pasti, akan diseleksi dan dipilih tiga terbaik.

Selanjutnya, Bupati menentukan dari tiga nama terbaik itu. ”Pejabat eselon III semua boleh daftar. Asal harus memenuhi syarat. Seperti harus sesuai dengan bidangnya,” ujarnya.

Wahid Nurrahman, wakil ketua DPRD Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi mengatakan, proses assessment itu memang harus segera dilakukan. Nah, upaya Pemkab pun sudah tepat menurutnya.

Dia pun berharap, banyak pejabat eselon III yang ikut dalam proses assessment tersebut. ”Silakan dibuka dan seleksi secara terbuka. Dengan begitu, hasilnya pun lebih maksimal dan berkualitas,” terangnya. (mas/fun)