Jemput Ibu, Pemuda Karanganyar Dijambret Tak Jauh dari Koramil

PASURUAN – Perjalanan Prasetya, 18, warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, menjemput ibunya sepulang kerja justru mempertemukannya dengan penjahat. Bahkan, ia harus merelakan ponselnya dibawa kabur jambret. Meski sempat berusaha mengejar, namun Prasetya kehilangan jejak pelaku.

Penjambretan itu dialaminya Jumat (12/1) lalu. Seperti biasa, sekitar pukul 16.00, Prasetya harus menjemput ibunya. Ia mengendarai sepeda motor dan menunggu ibunya di depan gapura di sekitar Koramil Gadingrejo. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Sembari menunggu, Prasetya bermain ponsel.

“Ibu bareng sama temannya dari tempat kerja berboncengan motor. Saya tunggu di depan gang. Setelah tahu ibu turun dari motor, ponsel itu mau saya masukkan saku celana,” ujar Prasetya.

Namun, mendadak seorang pria yang mengendarai motor matik dan mengenakan helm pink muncul dari belakang korban. Ponsel korban yang hendak dimasukkan ke saku celana, disabet pelaku. “Dia lari ke utara. Saya sempat mengejar dari perempatan Gedung Wolu, dia lari ke timur,” jelasnya.

Aksi kejar-kejaran itu memantik perhatian warga. Menurut korban, sedikitnya ada delapan warga yang membantunya mengejar pelaku. Namun, sesampai di depan Pasar Besar Kota Pasuruan, korban terjatuh dari motornya. “Saya sempat kejar lagi hingga ke arah pelabuhan. Setelah itu dia masuk gang dan saya kehilangan jejak,” ujarnya.

Atas kejadian itu, korban mengaku merugi sekitar Rp 1,5 juta. Atau, seharga ponsel yang belum lama dibelinya. “Rencananya memang saya laporan agar ada tindakan dari polisi. Kalau bisa juga saya minta bantuan Dishub, kan ada CCTV sekarang. Saya minta bantuan untuk melihat ciri-ciri pelaku melalui CCTV,” ujar kakak Prasetya, Teguh.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Gadingrejo Iptu Eko Agus Susanto mengaku, masih menunggu laporan korban untuk menindaklanjuti kasus ini. “Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk,” ujarnya, Minggu (13/1). (tom/fun)