Begal di Sedarum Diduga Sama dengan Pencuri di Warung Kopi

NGULING – Kasus pembegalan di Jalan Raya Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, masih diselidiki Polsek Nguling. Meski sejauh ini pelaku belum berhasil dibekuk, penyidik menduga pelaku merupakan orang yang sama dengan daftar pencarian orang yang beraksi di warung kopi di Sedarum.

Kanitreskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro mengungkapkan, begal di Jalan Raya Sedarum awal November 2018 masih terus didalami. Pihaknya juga sudah meminta keterangan dari korban.

Dari keterangan korban, diketahui pelaku berjumlah empat orang. Usai membegal mereka kabur ke selatan. Adjie mengaku, berusaha mengejar para pelaku sampai batas Kota Probolinggo, namun jejak mereka tidak ditemukan.

Dari keterangan ini, pihak kepolisian menyimpulkan salah satu komplotan pelaku diduga merupakan DPO dalam aksi pencurian di warung kopi di Sedarum awal Januari 2019. Dugaan ini berdasarkan ciri-ciri fisik yang disampaikan korban. “Ada dugaan jika salah seorang pelaku ini terkait dengan curat (pencurian dengan pemberatan) di Sedarum Januari lalu. Ini yang masih terus kami selidiki,” ujarnya.

Selama ini, aksi begal di wilayah Pasuruan semakin mengkhawatirkan. Pelaku tidak segan menggunakan senjata tajam. Seperti yang menimpa Fio Aprilia, 20, warga Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dan Isnaini Putri, 21, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Mereka dibegal oleh komplotan pria tidak dikenal dalam perjalanan pulang ke Kota Probolinggo, Jumat 2 November 2018, sekitar pukul 19.00. Akibatnya, Isnaini harus merelakan sepeda motor Honda Vario bernopol N 4470 SC dibawa pelaku. (riz/rud)