Edarkan Sabu di Area Pasar Bangil, Warga Beji Diciduk

BANGIL – Usaha Andrian Dwi Andianto, 29, mendapatkan penghasilan tambahan dari berjualan sabu-sabu mengantarkannya berurusan dengan polisi. Senin (7/1) malam, warga Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ini dibekuk polisi ketika hendak menjual sabu di daerah Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengatakan, tersangka dibekuk ketika berada di depan sebuah minimarket di area Pasar Bangil, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, pukul 22.30. “Pelaku ini siap mengantarkan paket ke beberapa pemesan, namun kami bekuk saat berada di sekitar Pasar Bangil,” ujarnya.

Kepada polisi, Andrian mengaku sehari-hari berkerja serabutan. Untuk menambah penghasilan, ia nekat menjadi pengedar sabu-sabu. Usaha sampingan ini dijalankan tersangka sejak setahun lalu.

Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan 5 kantong plastik kecil narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu. Masing-masing plastik berisi 0,8 gram, 0,8 gram, 0,69 gram, 0,62 gram, 0,59 gram. Sehingga, bila ditotal mencapai 3,49 gram. Harga barang memabukkan ini diperkirakan mencapai Rp 3 juta.

Barang bukti lain berupa sebuah handphone, sebuah pipet kaca kosong, sebuah skrop plastik kecil, sebungkus rokok, dan sebotol permen. Dari lokasi penangkapan, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan.

Oleh penyidik, dia disangka melanggar pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 5 sampai 20 tahun penjara. (eka/rud)