Proyek 2019 di Kota Probolinggo, RUP Sudah Disusun sejak November lalu

MAYANGAN – Bagian Administrasi Pembangunan Pemkot Probolinggo telah meminta kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyerahkan rencana umum pengadaan (RUP) untuk pelaksanaan lelang pembangunan 2019. Bahkan, permintaan ini telah dilakukan sejak akhir November 2018.

Hal ini diungkapkan Ghofur Efendi, kepala Bagian Administrasi Pembangunan. “Sudah sejak akhir November 2018, tepat ketika APBD 2019 disahkan oleh DPRD, kami sudah meminta kepada OPD menyerahkan RUP untuk proyek pembangunan 2019,” ujarnya.

Hal ini diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah. Terutama dalam pasal 22 ayat 2. Disebutkan di situ, pengumuman RUP Perangkat Daerah dilakukan setelah rancangan Peraturan Daerah tentang APBD disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“RUP ini adalah dokumen yang dibuat oleh Pengguna Anggaran (PA) yang isinya rencana kegiatan penggunaan anggaran. Isinya antara lain kegiatan proyek yang akan dilaksanakan, besaran anggaran, serta lokasinya,” tambah Ghofur.

Bahkan, pemilihan pelaksana bisa dilakukan setelah adanya pengumuman RUP. Proses kegiatan ini adalah tahapan yang dilakukan untuk melakukan pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme lelang.

“Dengan batasan nilai paket yang bisa dilelang untuk konstruksi dan pengadaan barang senilai Rp 200 juta. Sedangkan untuk konsultasi senilai Rp 100 juta,” ujarnya.

Sedangkan untuk paket dengan anggaran di bawah Rp 200 juta untuk konstruksi dan Rp 100 juta untuk konsultasi, dilakukan mekanisme pengadaan langsung. “Pengadaan langsung ini melalui masing-maisng OPD,” ujarnya. (put/hn)