BPBD Pasuruan Prediksi Bencana Menurun di Tahun Depan

BANGIL – BPBD Kabupaten Pasuruan memperkirakan bencana yang terjadi tahun 2019 tak akan setinggi tahun ini. Alasannya, musim hujan lebih pendek. Jauh berbeda dengan tahun 2018 yang berlangsung dari Januari hingga Mei. Sementara musim hujan saat ini diperkirakan hanya sampai Maret.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana. “Musim hujan tahun 2019 diprediksikan lebih singkat. Hal ini memengaruhi jumlah risiko bencana tahun ini. Terutama bencana banjir,” kata pria yang akrab disapa Bakti.

Ia menambahkan, risiko bencana lebih rendah, dipengaruhi pula dengan upaya-upaya penanggulangannya. Seperti kegiatan normalisasi sungai. Di antaranya sungai Kedunglarangan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Pelebaran tanggul sungai Kedunglarangan, membuat daya tampungnya meningkat. Sehingga, risiko banjir di wilayah Bangil bisa ditekan. Diketahui, sepanjang 2018, setidaknya terdapat sekitar 50 kasus bencana. Banjir mendominasi jumlah bencana yang terjadi tahun ini. (one/rf/fun)