TL ATCS Belum Maksimal, Sejumlah Persimpangan Sering Macet

PASURUAN – Penerapan Traffic Light Area Traffic Control System (ATCS) di Kota Pasuruan, belum maksimal. Di sejumlah persimpangan jalan yang dilengkapi ATCS, justru sering terjadi kemacetan. Padahal, dipasangnya ATCS ini bertujuan dapat mencegah kemacetan arus lalu lintas.

Hermanto, salah seorang warga mengeluhkan kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak di area Exit Tol Gempol-Pasuruan di Bukir, Kota Pasuruan. Padahal, dari arah sebaliknya arus lalu lintas lengang. “Keluar dari tol sudah macet. Padahal, dari timur lengang. Mestinya kalau memang otomatis, kan memprioritaskan yang padat,” ujarnya.

KBO Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Yudi Prasetyo mengatakan, saat ini sejumlah simpang jalan cenderung padat. Terlebih, setelah diterapkannya traffic light ATCS sejak 19 Desember 2018. “Memang ada peningkatan kepadatan arus lalu lintas yang cenderung macet. Yang paling sering di simpang Kebonagung dan Purutrejo,” ujarnya.

Yudi menyebut, karena kemacetan itu, pihaknya juga mengerahkan personel untuk mengurai arus lalu lintas. Namun, sifatnya masih kondisional. “Ketika di Blandongan cenderung macet, kendaraan kami arahkan ke Jalan Ir Juanda lalu masuk kota,” ujarnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan segera mengevaluasi penerapan traffic light yang sudah berlangsung dua pekan itu. “Secara konsep ATCS itu baik, prinsipnya untuk mengurai kemacetan. Namun, dengan kondisi saat ini harus dievaluasi lagi,” katanya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, saat ini pihaknya juga terus mengevaluasi 15 titik traffic light ATCS. Sejauh ini, ada empat petugas yang intensif memantau arus lalu lintas di 15 titik itu melalui CCTV. “Kami mengawasi kondisi di lapangan melalui CC-Room. Terus dievaluasi dan kami catat titik yang sering crowded. Terutama, soal fase lampu hijaunya,” ujarnya.

Ia mengakui masih ada beberapa titik yang cenderung macet. Yakni, di Simpang Tiga Blandongan, Simpang Empat Purutrejo, dan Simpang Empat Kebonagung. Secara teknis, ia menyebut perubahan traffic light itu berjapan adaptif. Pergantian lampu merah ke hijau akan menyesuaikan volum kendaraan melalui sensor yang terkoneksi dengan pantauan CCTV. “ATCS ini kalau sedang ramai kendaraan, tentu akan jadi prioritas, maka lampu hijaunya agak lama,” jelasnya. (tom/rud)