Suami Jorok Jarang Mandi Bikin Malu

GEMPOL – Sebagai orang dewasa tidak ada salahnya untuk bisa menjaga kebersihan diri. Jika tidak bisa berakibat fatal bahkan berujung pada hancurnya rumah tangga. Seperti yang dialami oleh pasangan Minthul dan Tole (nama samaran), warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan ini.

Gara-gara Tole terlalu jorok karena jarang mandi, membuat istrinya tak tahan. Ia malu pada gunjingan tetangga dan kerabatnya. Bahkan, persoalan ini berakibat fatal pada rumah tangganya. Minthul yang tak kuasa dengan sikap suaminya itu, memilih menggugat cerai ke Pengadilan Agama.

Minthul, 25, mengaku sudah habis kesabaran dengan sikap suaminya, Tole, 30, yang tak mau berubah demi kebaikan diri sendiri. “Padahal, kebersihan itu juga demi diri sendiri. Tapi ya gitu, gak ada perubahan sama sekali tetap saja jorok,” ungkapnya.

Pernikahan mereka sendiri dikatakan memang baru berjalan 5 tahun. Minthul mengakui bahwa pernikahannya dengan Tole memang dijodohkan. Setelah lulus sekolah dan tak ada kegiatan, hanya di rumah saja. Karena itu, keluarganya mencarikan pendamping hidup agar ada yang menafkahi Minthul.

Sebagai anak gadis, Minthul mengakui tak punya banyak pilihan. Saat itu langsung dipilihkan dengan Tole. Meskipun sama sekali tak mengenalnya, ia akhirnya menurut saja. Apalagi, Tole sudah bekerja dan juga mencari pendamping hidup. Sehingga tak lama kemudian, mereka pun sah menikah sebagai suami istri.

Setelah menikah, Minthul diboyong tinggal di rumah orang tua Tole. Dari awal menikah, Minthul sudah merasa bahwa suaminya memang kurang bisa menjaga diri. “Awalnya ya saya kira karena laki-laki. Badan bau, kalau ada baju kotor ditaruh dimana saja. Pokoknya gak bisa bersihan deh,” ujarnya.

Bahkan, Tole dikatakan memiliki keringat yang lumayan banyak. Sebagai pekerja pabrik yang banyak kerja di luar lapangan, membuat Tole terlihat hitam, kucel, dan tak terawat. Hal ini makin diperparah dengan kebiasaan Tole yang jarang mandi.

“Memang sih kalau pagi masih mandi, tapi pulang kerja udah keringatan bau gak mau mandi. Jadi saya yang pusing bau badannya,” jelasnya.

Bahkan setiap libur, Tole kerjaannya hanya di kamar saja dan ogah mandi. Minthul sudah berusaha agar Tole mau berubah. Tapi, tetap saja sampai bertahun-tahun menikah tak ada hasil. Bau badan Toel sendiri tak sekali dua kali dikeluhkan oleh tetangga yang kebetulan mau “jujur” ngomong ke Minthul.

“Tapi ya gitu, Tole cuek saja katanya gak ngurus omongan orang,” katanya.

Perilaku seenaknya Tole ini sudah terjadi sepanjang pernikahan. Tak hanya masalah ogah menjaga kebersihan diri, tapi juga suka sewenang-wenang dengan Minthul. Entah seenaknya memberikan uang belanja, sampai sama sekali gak mau mendengarkan kata istri.

Karena terlalu sering bertengkar di rumah dan tak pernah dianggap sama Tole, Minthul muntab. Ia memilih minggat dan enggan kembali lagi ke suaminya. “Sempat disuruh balik, karena memang ada satu cucu yang katanya dicari mertua. Tapi Tole sendiri cuek saat saya minggat. Daripada gitu terus, ya sudah saya pilih ngurus cerai saja ke Pengadilan Agama Bangil,” katanya. (eka/rf)