Edarkan SS, Pekerja Serabutan asal Purwosari Diciduk

PASURUAN – Tak punya pekerjaan tetap membuat Supardi, 46, gelap mata. Warga Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, itu pun nekat edarkan sabu-sabu.

Namun, bukannya keuntungan yang ia dapat. Yang ada, kini ia harus melewati hari-harinya dari balik jeruji besi. Itu, setelah perbuatan melanggar hukumnya itu terendus polisi. Supardi pun diringkus tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota.

Ia ditangkap Jumat malam (14/12). “Sebelumnya, kami lakukan penyelidikan terhadap tersangka. Berdasarkan informasi yang kami terima, ia diduga jadi pengedar sabu,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Imam Yuwono.

Setelah itu, penelusuran dilakukan dengan mengintai rumah tersangka. Beberapa hari berselang, pengintaian itu berakhir. Sebab, dugaan petugas sudah menguat kalau tersangka memang sering mengedarkan sabu-sabu.

Petugas kemudian melakukan penggerebekan. Tersangka diamankan saat tengah beristirahat di rumahnya, sekitar pukul 00.30. “Saat digerebek, sejumlah barang bukti kami temukan,” imbuh Imam.

Di antaranya yakni empat paket sabu yang disimpan dalam plastik klip. Masing-masing berisi sabu dengan berat berbeda. Totalnya mencapai 1,06 gram sabu.

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah timbangan elektrik dan uang senilai Rp 1,2 juta yang diduga hasil penjualan sabu selama ini.

Tersangka dan barang bukti yang ditemukan, kemudian digelandang ke Mapolres Pasuruan Kota untuk diperiksa lebih lanjut. Kini, tersangka sudah ditahan selama proses penyidikan. Ia dijerat pasal 114 juncto pasal 112 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Ancamannya, di atas lima tahun pidana penjara. (tom/mie)