Penerima PKH di Kabupaten Pasuruan Bertambah 2.230 KPM

PASURUAN – Menjelang akhir 2018, mulai ada kepastian terkait tambahan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan untuk 2019. Dari yang awalnya hanya 87.721 KPM, tahun depan ada tambahan 2.230 KPM.

Koordinator PKH Kabupaten Pasuruan Hadi Prayitno mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI memastikan KPM PKH tahap ke empat terakhir kemarin, otomatis menjadi KPM PKH 2019. Sehingga, sebanyak 87.721 KPM tahun ini juga dipastikan menjadi penerima tahun depan.

“Pada awal Desember kemarin, ternyata Kemensos menambahkan lagi penerima sebanyak 2.230 KPM. Sehingga, total penerima di tahap pertama PKH tahun 2019 menjadi 89.951 KPM,” ujarnya.

Hadi mengatakan, adanya tambahan KPM merupakan keputusan dari Pemerintah Pusat. Tahun depan, Kemensos memastikan jumlah penerima PKH senasional akan sama dengan tahun ini. Yakni, 10 juta KPM. Namun, sepanjang 2018, jumlah penerima PKH selalu turun dari tahap pertama sampai tahap ke empat. Sehingga, tidak memungkinkan akan ada tambahan kuota di daerah tertentu.

Di Kabupaten Pasuruan sendiri sejatinya pada pertengahan 2018 sudah kuota cadangan sebanyak 10.561 KPM. Pendamping PKH juga sudah melakukan verifikasi dan validasi terkait calon KPM tambahan itu. “Namun, setelah kami verifikasi, data yang turun belum dipastikan menjadi KPM tambahan,” ujar Hadi.

Baru pada awal Desember 2018, ternyata dari KPM cadangan itu ada 2.230 keluarga KPM yang masuk KPM tambahan. Sedangkan, sisanya sejauh ini pendamping PKH masih menunggu informasi dari Pemerintah Pusat, apakah akan ada tambahan kuota lagi atau tidak. (eka/rud)