Hendak Nyalip, Guru Asal Mojokerto Tabrak Pemotor di Malasan Wetan

APES: Ade Wahyu Romadani, pemotor asal Kabupaten Bondowoso dievakuasi ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo setelah terlibat kecelakaan di Desa Malasan Wetan, Senin (24/12). (Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TEGALSIWALAN – Seorang guru asal Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sukarno Hadi, 56, terlibat kecelakaan lalu lintas. Senin (24/12), ia menabrak pengendara motor di Jalan Lumajang, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu, Sukarno mengemudikan mobil Honda Mobilio bernopol S 1756 QJ. Dia melaju dari selatan di jalur nasional yang saat itu cukup ramai.

Sukarno mengemudikan mobilnya di belakang kendaraan roda empat lain yang tidak dikenal. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ia hendak mendahului kendaraan lain dari sisi kanan. Namun, dari arah berlawanan melaju sepeda motor ber-nopol P 3133 FF yang dikemudiakan Ade Wahyu Romadani, 20, warga Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

“Saat kendaraan roda empat itu hendak mendahului kendaraan tidak dikenal di depannya itu, langsung terjadi tabrakan,” ujar salah seorang warga Desa Malasan Wetan, Aldi.

Saat tabrakan, Ade langsung terjatuh. Saat terjatuh itu kaki kanannya terlindas roda mobil yang dikemudikan Sukarno. Akibatnya, kaki kanan Ade remuk. Ade pun dilarikan ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.

“Korban langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan yang mobil tidak mengalami luka,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa.

Dari hasil penyelidikan sementara, menurut Nyoman, kecelakaan itu terjadi karena Sukarno kurang berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan.

Sehingga, kontra dengan kendaraan dari arah berlawanan. “Sementara diduga karena pengemudi Mobilio kurang berhati-hati. Sehingga, mengakibatkan kecelakaan,” ujarnya. (sid/rud)