Tak Masuk DPTHP-2, Tetap Bisa Nyoblos, Begini Mekanismenya

PASURUAN – Masyarakat sepertinya tidak perlu khawatir kehilangan hak suaranya saat Pemilu 2019. Meski tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap Kedua (DPTHP-2), mereka akan tetap bisa mencoblos.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pasuruan A Sofyan Sauri mengatakan, pemilih yang belum masuk DPT tetap bisa menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi. Ia juga memastikan 147.500 pemilih yang terakomodir dalam DPTHP-2, tidak akan berubah. Angka itu sudah final setelah diplenokan pada 8 Desember 2018. “Pemilih yang belum masuk DPT akan dimasukkan ke Daftar Pemilih Khusus (DPK),” ujarnya.

Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu dilengkapi pemilih yang tak tercantum dalam DPTHP-2. Sofyan menjelaskan, setiap pemilih yang belum masuk dalam DPTHP-2 bisa dimasukkan dalam DPK. “Syaratnya membawa identitas saat pemungutan suara di TPS. Selain itu juga harus di TPS tempat dia tinggal. Waktunya diatur pada jam terakhir pemilihan,” ujarnya.

Kini, KPU masih memetakan pemilih di Kota Pasuruan yang belum tercantum dalam DPTHP-2. Pemetaan dilakukan di 34 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan. “Saat ini penyusunan DPK tengah berlangsung mulai tingkat kelurahan. Tahapan DPK ini dimulai sejak ditetapkannya DPTHP-2 kemarin sampai hari H pemungutan suara,” ujar Sofyan. (tom/rud)